Seluk Beluk Pengajuan KTA Online dan Pinjaman Bank, Pilih Mana Ya?

Seringkali kita dihadapkan pada kondisi yang sangat mendesak, terutama dalam hal pembiayaan. Tabungan yang tidak mencukupi akhirnya bukan menjadi opsi yang baik dalam memenuhi kebutuhan. Nah, untuk menjawab permasalahan tersebut, tersedia lah pihak-pihak penyedia jasa pinjaman online tanpa jaminan dan tentunya pinjaman konvensional dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

Baik kredit tanpa agunan online maupun kredit konvensional lain, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda sebagai calon peminjam diharuskan untuk cermat dan teliti, produk mana kah yang sesuai dengan kebutuhan pembiayaan yang diharapkan. Untuk kita yang masih sedang bingung menimbang antara KTA online atau kredit konvensional alias pinjaman bank, pelajari pada penjelasan berikut.

Cara Pengajuannya

Baik KTA online maupun kredit konvensional di bank menerapkan cara yang sama, yakni Anda sebagai calon debitur diwajibkan mengisi formulir pengajuan dengan lengkap. Setelah itu, Anda akan diminta memberikan berkas-berkas yang dibutuhkan. Perbedaannya, untuk KTA online, Anda hanya perlu memberikan berkas-berkas yang dibutuhkan dari laman internet, baik menggunakan ponsel pintar, gadget, atau laptop saja. Berbeda dengan kredit konvensional di bank yang mewajibkan kita datang ke bank terdekat dengan menyerahkan berkas dan dokumen secara langsung.

Masalah Karu Kredit

Inilah yang menjadi perbedaan dari KTA online dengan kredit konvensional bank. Karena KTA online tidak menjadikan kartu kredit sebagai persyaratan bagi cara calon peminjamnya. Disisi lain, pihak bank akan mewajibkan Anda sebagai calon peminjam untuk memiliki kartu kredit, bahkan beberapa juga harus melewati minimum masa pemakaian.

Jaminan

Sesuai namanya, KTA online juga tidak mengikat para calon peminjamnya dengan jaminan atau agunan. Anda hanya perlu melampirkan persyaratan dan berkas secara umum saja untuk meyakinkan penyedia jasa KTA online. Lalu, untuk kredit konvensional yang diberikan bank, Anda akan diminta jaminan berupa aset-aset yang dimiliki, seperti kendaraan roda dua atau empat, rumah, dan lain-lain.

Limit Pinjaman

Karena kemudahannya dalam persyaratan, KTA online memberikan limit pinjaman yang tidak sebesar kredit konvensional bank. Umumnya, pihak bank akan memberikan limit hingga RP 200 juta. Sedangkan, KTA online maksimalnya hanya berkisar Rp 10-20 juta saja. Oleh karena itu, Anda harus mencatat terlebih dahulu seberapa banyak kebutuhan dan disesuaikan dengan produk pinjamannya.

Proses Verifikasi

Verifikasi yang terjadi pada pengajuan KTA online berlangsung cepat. Biasanya Anda hanya perlu menunggu 1×24 jam saja untuk persetujuannya dan pihak dari KTA online akan mendatangi Anda untuk tanda tangan kontrak perjanjian. Sedangkan kredit konvensional bank, Anda diminta menunggu lebih lama karena prosedur yang lebih rumit. Pihak bank akan menyesuaikan data-data, kartu kredit, hingga BI Checking untuk melihat kelayakan peminjam. Setelah itu, Anda juga diminta datang ke bank jika ada dokumen yang kurang serta untuk kontrak perjanjian.

Serah Terima Dana Pinjaman

Pada poin ini, KTA online dan kredit konvensional bank sama sama akan memberi dana yang disetujui lewat transfer via rekening yang Anda daftarkan. Sehingga tidak ada perbedaan yang berarti.

Jadi, untuk Anda yang membutuhkan pembiayaan yang cepat dan mudah serta sederet kelebihan lainnya, jangan ragu untuk mengecek informasinya melalui laman https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan/. Pada laman tersebut, Anda akan mendapatkan deskripsi lengkap tentang bagaimana cara melakukan pinjaman secara gamblang. Yuk, daftarkan sekarang juga!

Tinggalkan Balasan