Kepo dengan Kartu Pra Kerja? Baca Selengkapnya Disini

Pada saat memasuki masa kampanye pemilihan umum beberapa waktu lalu, Joko Widodo mempromosikan program terbaru yang beliau miliki, yaitu bernama Kartu Pra Kerja. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan Kartu Pra Kerja? Pada dasarnya, Kartu Pra Kerja adalah salah satu kartu sakti yang dibuat dalam rangka program pelatihan dan pembinaan bagi warga negara Indonesia yang hingga saat ini belum memiliki keterampilan dan juga pekerjaan.

Sebenarnya, pada saat itu Joko Widodo tidak hanya mempromosikan Kartu Pra Kerja, melainkan terdapat beberapa kartu sakti lainnya yang diberi nama Kip Kuliah dan Kartu Sembako Murah. Akan tetapi, kebanyakan masyarakat lebih banyak memberikan perhatiannya pada Kartu Pra Kerja. Mengapa hal ini dapat terjadi? Karena sejak awal isu mengenai program ini muncul, tidak sedikit masyarakat yang telah salah dalam memahami maksud dan tujuan yang sebenarnya dari program Kartu Pra Kerja.

Sejak awal, masyarakat mengartikan Kartu Pra Kerja sebagai salah satu kartu sakti yang digunakan untuk menggaji para pengangguran di Indonesia. Tentu hal ini banyak menimbulkan pro kontra terhadap program ini. Bagi masyarakat yang pro, Kartu Pra Kerja dipandang dapat mengurangi tingginya tingkat pengangguran di Indonesia. Akan tetapi berbeda dengan pandangan masyarakat yang kontra, karena Kartu Pra Kerja dipandang akan banyak merugikan uang negara dan dinilai tidak adil karena para pengangguran di Indonesia akan mendapatkan gaji secara cuma-cuma.

Sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Indonesia pada saat muncul sebuah program baru akan ada pihak yang pro dan kontra. Akan tetapi, untuk dapat memberikan informasi yang valid, Joko Widodo sempat memberikan penjelasan terkait dengan tujuan sebenarnya dari program Kartu Pra Kerja. Tingginya tingkat pengangguran di Indonesia membuat pemerintah harus bergerak cepat untuk menyelesaikannya. Untuk itu, dibutuhkannya Kartu Pra Kerja sebagai salah satu program baru yang akan digunakan untuk mengurangi tingginya tingkat pengangguran di Indonesia.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kepadatan penduduk yang terbilang tinggi. Hal ini pun berpengaruh terhadap tingginya tingkat pengangguran. Oleh karena itu, untuk dapat memiliki daya saing dalam kehidupan bernegara, saat ini pemerintah memberikan perhatian khusus pada permasalahan ini. Negara yang maju tentunya akan memikirkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh masyarakatnya.

Tidak terkecuali dengan Indonesia, yang hingga saat ini pemerintah telah fokus untuk menyelesaikan permasalahan ini. Dengan adanya Kartu Pra Kerja, nantinya masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan akan diberikan pelatihan oleh pihak-pihak yang berkompeten. Lokasi pelatihan nya pun beragam, bisa di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Setelah selesai melaksanakan training yang diselenggarakan, maka kamu berhak mendapatkan insentif dari pihak pemerintah. Namun, terkait dengan jumlah insentif hingga saat ini belum diketahui berapa nominalnya. Lalu, informasi penting lainnya yang harus kamu ketahui adalah insentif yang diberikan pemerintah tidak berlaku untuk selamanya. Melainkan hanya pada saat masa transisi kamu setelah selesai melaksanakan training hingga sampai kamu mendapatkan pekerjaan.

Tentunya apabila ditelusuri lebih mendalam, program Kartu Pra Kerja memiliki tujuan yang positif demi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, sebelum kamu menilai sebuah program, alangkah baiknya kamu mencari tahu informasi lengkap terkait dengan program baru tersebut. Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait dengan Kartu Pra Kerja, kamu bisa membacanya melalui artikel berikut ini: https://www.cekaja.com/info/mengenal-kartu-pra-kerja-janji-baru-joko-widodo/

 

Tinggalkan Balasan